Sejarah Sulawesi Utara

Provinsi Sulawesi Utara adalah wilayah provinsi di ujung utara Pulau Sulawesi, berbatasan langsung dengan Negara Filipina.  Provinsi ini memiliki latar belakang sejarah yang cukup panjang sebelum ditetapkan menjadi Provinsi Daerah Tingkat I.  Dalam sejarah pemerintahannya, daerah ini beberapa kali mengalami perubahan administrasi pemerintahan seiring dengan dinamika penyelenggaraan pemerintahan bangsa.

Pada permulaan Kemerdekaan Republik Indonesia, daerah ini berstatus Keresidenan yang merupakan bagian dari Provinsi Sulawesi yg beribukota Makassar dengan Gubernur yaitu DR.GSSJ Ratulangi.  Kemudian sejalan dengan pemekaran administrasi pemerintahan daerah-daerah di Indonesia, maka melalui Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 1960 Propinsi Sulawesi dibagi menjadi dua propinsi administratif yaitu Propinsi Sulawesi Selatan-Tenggara dan Propinsi Sulawesi Utara-Tengah.  Untuk mengatur dan menyelenggarakan kegiatan pemerintahan maka AA Baramuli SH ditunjuk menjadi Gubernus Sulutteng berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor.122/M Tahun 1960 tanggal 31 Maret 1960, sementara Letkol FJ Tumbelaka menjadi wakil Gubernur.

Provinsi Sulawesi Utara

Sembilan bulan kemudian Propinsi Administratif Sulawesi Utara-Tengah ditata kembali statusnya menjadi Daerah Tingkat I Sulawesi Utara-Tengah melalui Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 47 Tahun 1960. Wilayah Propinsi Daerah Tingkat I Sulutteng meliputi; Kotapradja Manado, Kotapraja Gorontalo, dan delapan Daerah Tingkat II masing-masing; Sangihe Talaud, Gorontalo, Bolaang Mongondow, Minahasa, Buol Toli-Toli, Donggala, Daerah Tingkat II Poso, Luwuk/ Banggai. Sementara itu, DPRD Propinsi Sulawesi Utara-Tengah baru terbentuk pada tanggal 26 Desember 1961.

Kemudian berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1964 tanggal 23 September 1964 Pemerintah menetapkan perubahan status Daerah Tingkat I Sulawesi Utara-Tengah dengan menjadikan Sulawesi Utara sebagai Daerah Otonom  Tingkat I, dengan Manado sebagai Ibukotanya.  Adapun FJ Tumbelaka ditunjuk menjadi  gubernur pertamanya.  Sejak saat itu, secara de facto Daerah Tingkat I Sulawesi Utara membentang dari Utara ke Selatan Barat Daya, dari Pulau Miangas di ujung utara Kabupaten Sangihe Talaud sampai Molosipat di bagian Barat Kabupaten Gorontalo.  Momentum diundangkannya Undang-undang Nomor 13 Tahun 1964 itulah yang kemudian ditetapkan sebagai hari lahirnya Daerah Tingkat I Sulawesi Utara.  Adapun daerah tingkat II yang masuk dalam wilayah Sulawesi Utara yaitu; Kotamadya Manado, Kota Madya Gorontalo, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Gorontalo, Kabupaten Bolaang Mongondow, dan Kabupaten Sangihe Talaud.

Selanjutnya, seiring dengan nuansa reformasi dan otonomi daerah, maka melalui Undang-undang No. 38 tahun 2000 dibentuk Provinsi Gorontalo sebagai hasil pemekaran dari  provinsi Sulawesi Utara.  Dengan adanya pemekaran tersebut maka wilayah Sulawesi Utara pun berubah menjadi Kota Manado, Kota Bitung, Kab. Minahasa, Kab. Sangihe dan Talaud dan Kab. Bolaang Mongondow. Lalu berdasarkan Undang-Undang No. 8 Tahun 2002, provinsi Sulawesi Utara ketambahan satu kabupaten lagi yaitu Kabupaten Kepulauan Talaud yang merupakan hasil pemekaran Kabupaten Sangihe Talaud.

Sekitar setahun berikutnya, dibentuk Kabupaten Minahasa Selatan dan Kota Tomohon berdasarkan Undang-undang No.10 Tahun 2003 serta Kabupaten Minahasa Utara berdasarkan Undang-Undang No. 33  Tahun 2003.  Ketiga kabupaten tersebut merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Minahasa.  Kemudian pada tahun 2007 ketambahan lagi 4 lagi kabupaten/kota yakni Kota Kotamobagu (berdasarkan UU No. 4 Tahun 2007), Kab. Minahasa Tenggara (UU No. 9 Tahun 2007), Kab. Bolaangmongondow Utara (UU No. 10 Tahun 2007), serta Kabupaten Kepulauan Siau, Tagulandang, dan Bintaro atau disingkan Kabupaten Sitaro (UU No. 15 Tahun 2007).  Dan pada tahun 2008 terbentuk pula dua kabupaten baru, yakni Kabupaten Bolaang Mongondow Timur berdasarkan UU No. 29 Tahun 2008 dan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan berdasarkan UU No. 30 Tahun 2008.  Keduanya merupakan pemekaran dari Kabupaten Bolaang Mongondow.

Dari beberapa kali  pemekaran tersebut, saat ini Provinsi Sulawesi Utara memiliki 15 kabupaten/kota  dengan total luas wilayah 15.364,08 kmdan jumlah penduduk pada 2010 sebanyak 2.270.596 jiwa (sumber: http://www.sulut.bps.go.id).   Adapun ke-15 kabupaten/kota tersebut adalah sebagai berikut :

  1. Kabupaten Bolaang Mongondow , ibukotanya Lolak
  2. Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, ibukotanya Boroko
  3. Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, ibukotanya Molibagu
  4. Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, ibukotanya Tutuyan
  5. Kabupaten Minahasa, ibukotanya Tondano
  6. Kabupaten Minahasa Selatan, ibukotanya Amurang
  7. Kabupaten Minahasa Utara, ibukotanya Airmadidi
  8. Kabuopaten Minahasa Tenggara, ibukotanya Ratahan
  9. Kabupaten Sangihe, ibukotanya Tahuna
  10. Kabupaten Talaud, ibokotanya Melonguane
  11. Kabupaten Sitaro, ibukotanya Ondong Siau
  12. Kota Manado
  13. Kota Bitung
  14. Kota Tomohon
  15. Kota Kotamobagu

Adapun gubernur yanga pernah memimpin Provinsi Sulawesi sejak berdiri pada tahun 1964 adalah sebagai berikut :

  1. F.J.Tumbelaka (Pj.Gubernur 1964-1965)
  2. Soenandar Prijosoedarmo (Pj.Gubernur 1965-1966)
  3. Abdullah Amu (Pj.Gubernur 1966 – 1967)
  4. H.V. Worang (1967 – 1978)
  5. Willy Lasut.G.A (1978-1979)
  6. Erman Harirustaman (Pj.Gubernur 1979-1980)
  7. G.H. Mantik (1980-1985)
  8. C.J. Rantung (1985-1990)
  9. E.E.Mangindaan (1995-2000)
  10. Drs. A.J. Sondakh (2000-2005)
  11. Ir. Lucky H. Korah, MSi (Pj. Gubernur 2005)
  12. Drs.S.H.Sarundajang (2005-2010 dan 2010 – sekarang).

Sementara yang pernah menduduki posisi Wakil Gubernur yaitu;

  1. Drs. Abdullah Mokoginta (1985-1991)
  2. A. Nadjamuddin (1991-1996)
  3. J. B. Wenas (Wagub Bidang Pemerintahan dan Kesra, 1997-2000)
  4. Prof. Dr. Hi. H. A. Nusi, DSPA (Wagub Bidang Ekonomi dan Pembangunan, 1998-2000 )
  5. Freddy H. Sualang (2000-2005 dan 2005-2010)
  6. Drs Djouhari Kansil MPd  (2010 – sekarang).

(FP-acsujabodetabek/Bahan dari berbagai sumber)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s