Selat Lembeh – Surga Fotografi Bawah Laut

Selat  Lembeh kini telah menjadi salah satu  lokasi penyelaman favorit di Sulawesi Utara setelah Bunaken.  Meskipun tidak memiliki terumbu karang seperti  di Bunaken, tetapi  selat  yang kondisi dasar lautnya berupa sedimen berlumpur  dan kotor,  dipenuhi sampah plastik dan kaleng-kaleng bekas  ini ternyata menjadi  habitat yang baik bagi beragam biota laut  spesifik yang jarang ditemukan di perairan lain.    Sebut saja gurita mimic, kuda laut pygmy, siput laut tak bercangkang (nudibranch), mandarinfish (Synchiropus splendens), dan frogfish berambut. Bahkan biota laut jenis baru seperti  ikan banggai cardinal  (Pterapogon kauderni) ditemukan di perairan ini   Tidak heran jika banyak wisatawan dan peneliti mancanegara yang tertarik menyelam di sana.

Selat Lembeh, muck-diving spot  terbaik  di dunia

 ( Foto: www crusadertravel com)

Selat Lembeh cocok untuk  lokasi ‘’muck-diving’  (menyelam di wilayah  perairan yang kotor dan berlumpur,  biasanya dilakukan untuk tujuan makro-fotografi,  red).   Lokasi ini disebut-sebut menjadi  muck-diving spot  terbaik di dunia.  Ia menjadi  salah satu lokasi muck-diving favorit  selain  Mabul dan  Kapalai di Sabah, Malaysia, serta Bali.  Bahkan, karena keragaman biota lautnya yang tinggi dan spesifik, tempat ini menjadi surga untuk fotografi bawah laut dan sering disebut “Kiblat dari Fotografi Makro”. Tak heran jika  hasil survey Litbang National Geographic TRAVELER Indonesia menempatkan Selat Lembeh di peringkat ke-3 situs selam terbaik di Indonesia, atau satu peringkat di atas Bunaken.

Banggai Kardinal, salah satu penghuni Selat Lembeh

(Foto: http.diver.net)

Walaupun sebagian besar penyelam berkunjung ke sini untuk tujuan muck-diving, namun Lembeh juga masih memiliki lokasi selam alternatif terutama di sekeliling Pulau Lembeh. Di sana mata penyelam akan dimanjakan oleh beberapa terumbu karang yang meskipun berukuran kecil namun sangat indah.  Dan di ujung utara pulau itu, tepatnya di Batu Kapal, penyelam dapat secara langsung melihat aktivitas ikan-ikan pelagis seperti kembung dan hiu.  Sedikitnya ada 50 diving spot di sekitar Selat Lembeh, sebagian besar merupakan  di area berpasir, berlumpur, atau terumbu-terumbu karang kecil.

Kaleng bekas jadi tempat persembunyian ikan (foto: internet)

 Selat Lembeh adalah selat  yang memisahkan daratan utama Pulau Sulawesi dengan Pulau Lembeh.  Kota Bitung terletak di salah satu sisi selat ini.  Daerah ini berjarak sekitar 45 km dari  Manado dan dapat ditempuh dengan waktu sekitar 1 jam perjalanan darat  dari Manado atau 45 menit dari bandara Sam Ratulangi ke pelabuhan Bitung. (Fendy/Bahan: dari berbagai sumber)

3 thoughts on “Selat Lembeh – Surga Fotografi Bawah Laut

  1. Ping-balik: TEMPAT DIVING MENAKJUBKAN DI INDONESIA | eloratour

  2. halloo. saya ingin bertanya, apa kah aman penyelam pemula ber diving di Selat Lembeh?
    kedalaman laut nya berapa untuk dapat menikmati ke indahan laut nya?
    terima kasih.

    • Halo Yuli, salam kenal. Demi keamanan dalam penyelaman, sangat tidak disarankan untuk melakukan penyelaman sendiri, baik itu penyelam profesional maupun penyelam pemula. Karena itu dalam dunia selam ada slogan “NEVER DIVE ALONE”. Jadi, setiap kegiatan selam selalu menggunakan pendamping sebagai mitra selam (buddy). Diisarankan pula untuk menggunakan dive master yang paham dengan kondisi lokasi. Coba hub resort2 pantai di sekitar Lembeh, biasanya mereka menyediakan dive master yang siap menemani tamunya menyelam di selat lembeh. Klik http://wp.me/p1ZLnD-fM untuk mengetahui resort2 di seputaran selat Lembeh. Trims. Salam ACSU

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s